Ketertarikan PT Agung Podomoro untuk Terjun Ke E-Commerce

PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) selalu lakukan invasi dalam meningkatkan trade center atau pusat perdagangan yang dipunyai perusahaan di dalam perubahan e-commerce.

APLN merencanakan meningkatkan e-commerce untuk mewadahi pedagang-pedagang yang berada di trade center perusahaan spesial untuk beberapa produk non-fashion.

 

Ketertarikan PT Agung Podomoro untuk Terjun Ke E-Commerce

E-commerce yang semakin nyaman dengan adanya cek resi itu nanti juga akan menyimpan semua pedagang yang berada di tiga trade center APLN yaitu LTC Glodok, Plaza Kenari Mas serta Harco Glodok.

Aries Haryadi Sandi, General Manager Marketing Harco Glodok menyebutkan, gagasan pembentukan e-commerce itu tetap dalam step persiapan yang diawali dengan lakukan perbincangan dengan pedagang di tiga trade center itu serta lakukan penjajakan hubungan kerja dengan beberapa orang yang mempunyai pengalaman serta berhasil meningkatkan e-commerce.

” Ini tengah dalam persiapan serta kami targetkan pertengahan th. depan telah dapat mulai karna perubahan tehnologi ini tidak dapat kita jauhi walau penjualan di LTC Glodok serta Kenari Mas tidak terganggu dengan perubahan on-line sampai sekarang ini. Tapi untuk tetaplah berkembang kita mesti tetaplah menggandeng perubahan tehnologi itu, ” kata Aries di Jakarta, Selasa (19/8).

APLN belum juga mengambil keputusan rencana e-commerce yang juga akan diperkembang karna masih tetap selalu lakukan kajian dari semua segi termasuk juga bagaimana system pembayarannya. Hingga hingga sekarang ini, perusahaan belum juga mengambil keputusan apakah e-commerce itu kelak cuma mewadahi pedagang atau sekalian untuk mencari keuntungan.

Dari perbincangan yang dikerjakan selama ini, lanjut Aries, sekitaran 70% dari pedagang di LTC Glodok, Harco Glodok, serta Plaza Kenari Mas telah sepakat dengan langkah APLN meningkatkan e-commerce.

Walau di targetkan juga akan di luncurkan pertengahan th. depan, APLN belum juga mengatakan investasi yang disediakan untuk pengembangan e-commerce itu. Tetapi, menurut Aries untuk pengembangan system akan tidak menelan investasi besar. Malah yang juga akan mahal nanti yaitu bagaimana memasarkannya. ” Karna seperti e-commerce yang telah berkembang, cost pemasarannya itu tentu begitu besar, ” kata Aries.

Aries memberikan, terdapat banyak pakar yang telah memiliki pengalaman yang tengah dijajaki APLN untuk meningkatkan e-commerce itu salah nya ialah founder Kaskus.

LTC Glodok adalah pusat perdagangan alat-alat perkakas serta industri seperti perlatan tehnik, alat bangunan, perlengkapan listrik, elektonik dan sebagainya tetapi semakin banyak menjual perlengkapan tehnik. Di Harco Glodok akan jual product yang sama namun semakin banyak menjual perlengkapan elektronik spesial yang terkait dengan sound system. Sedang di Plaza Kenari Mas semakin banyak jual perlengkapan eletrik.

Sekarang ini Harco Glodok tetap dalam sistem pembangunan serta ditargetkan beroperasi awal th. 2018. Di sana juga akan ada 2. 300 kios serta telah terjual 60% lebih. Mengenai di LTC Glodok ada 3. 000 kios serta telah habis terjual serta di Plaza Kenari Mas ada 2. 000 kios serta telah terjual 90%.

Aries memberikan, perubahan usaha on-line sebentulnya tidak mengganggu penjualan pedagang di LTC Glodok ataupun Plaza Kenari Mas karna pelanggan yang datang ke sana yaitu industri atau perusahaan. ” Bila untuyk type product bahan banguan atau sound system, customer tentu mesti lihat sendiri dahulu barangnya sebelumnya beli terlebih bila harga nya mahal, ” terang Aries.

Malah menurut dia, perubahan penjualan on-line menolong mendorong penjualan beberapa pedagang di LTC Glodok serta Plaza Kenari Mas. Sebab terkecuali mempunyai kios off line, rata-rata pedagang di sana juga lakukan penjualan dengan on-line lewat market place.

APLN Juga akan Kembangkan E-commerce Spesial Non Fashion

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *